BUDIDAYA KENTANG ORGANIK TEKNOLOGI INCON

1.       Syarat Tumbuh :

          Kentang dapat ditanam di tanah gembur sedikit berpasir yang mengandung banyak humus.

          Tempat ideal pada ketinggian 100 – 2000 m dpl, dengan suhu udara berkisar 20°C.

          Ph tanah 5 – 5,5 dengan drainase yang baik.

          Banyak dibudidayakan di Batu Malang, Tengger, Tawangmangu, Wonosobo, Lembang, Pengalengan, Cipanas, Bukit Tinggi, Kerinci dan Malino.

2.       Penyiapan Bibit :

          Umbi yangdigunakan merupakan umbi yang sudah disimpan 2-4 bulan.

          Rendam umbi dengan POC D’NATURE dosis 2 sendok makan per liter air, biarkan selama 10 menit.

          Peram umbi di tempat gelap sampai bertunas sekitar 2 cm dan siap ditanam.

          Lahan 1 hektar diperlukan 1,2 – 1,5 ton dengan bibit 30-40 gram.

3.       Persiapan Lahan per 1000 m2 :

          Sebelumnya campur 500 kg – 1 ton pupuk kandang dengan 1-3 kg ULTRA BIOSOIL dan 5 – 15 kg BioAwu.

          Buat bedengan dengan lebar 80-100 cm, jarak antar bedeng 30 cm.

          Tiap bedeng dibuat lubang tanam 50 – 70 x 20 – 30 cm.

          Masukkan ke dalam lubang tanam 250 – 500 gram pupuk kandang yang sudah dicampur ULTRA BIOSOIL dan BioAwu tadi.

4.       Penanaman :

          Tanam umbi ke dalam lubang.

          Setiap barisan umbi ditutup dengan tanah di kanan kirinya sehingga membentuk guludan dengan jarak antar guludan 70 cm.

5.       Pemupukan :

          Saat 1 dan 3 minggu dilakukan penyemprotan dengan POC D’NATURE dengan dosis 2 sendok makan per 5 liter air.

          Saat 4 sampai 7 minggu dilakukan penyemprotan dengan POC D’NATURE dengan dosis 4 sendok makan per 5 liter air dan Hormon Organik BEST PLANT dosis 1 sendok makan per 5 liter air.

6.       Perawatan :

Lakukan penyiraman untuk mempertahankan kegemburan tanah sehingga umbi dapat tumbuh secara vegetatif dan generatif. Penyiangan rumput dan gulma dapat dilakukan secara rutin sehingga unsur hara dapat diserap maksimal oleh tanaman kentang.

7.       Panen :

Pemanenan dapat dilakukan setelah umbi kentang sudah tumbuh maksimal.

Hasil yang diharapkan dengan Teknologi INCON :

          Panen dapat dilakukan lebih cepat dengan bobot yang meningkat.

          Kualitas sari pati umbi bertambah sehingga berpengaruh pada daya tahan penyimpanan dan kualitas rasa.

          Tanah semakin gembur, subur dan bebas dari racun-racun tanah.

–       Mutu umbi untuk pembibitan tetap terjaga kualitasnya.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Perlu bantuan? Chat Whatsapp