BUDIDAYA MANGGA ORGANIK TEKNOLOGI BIO-INCON

1.         Syarat Tumbuh :

Tanaman mangga tumbuh baik pada ketinggian 50-300 m dpl pada lapisan tanah tebal dan struktur tanah remah dan berbutir-butir. Varietas yang bernilai jual tinggi antara lain Gadung atau Arumanis . Varietas lainnya adalah Manalagi , Lalijiwo, Chokanan dan Golek.

2.         PERSIAPAN LAHAN per 1000m2:

Lubang tanam dibuat 1-2 bulan sebelum tanam,ukuran 1 m x 1m x 1 m dan jarak tanam 6 m x 8 m. Dua minggu sebelum pelaksanaan tanam, tanah galian dimasukkan kembali ke dalam lubang tanam dengan dicampur 100 kg pupuk kandang dengan 5 kg BioAwu dan 1 kg ULTRABIOSOIL dan siram dengan POC D’NATURE dosis 2 sendok makan per 5 liter air.

3.         PENANAMAN :

Penanaman di awal musim hujan. Sebelum bibit ditanam kantong plastik dilepas. Kedalaman tanam + 15-20 cm diatas leher akar dan tanah disekitar tanaman ditekan ke arah tanaman agar tidak roboh. Tanaman diberi naungan dengan posisi miring ke barat dan selanjutnya dikurangi sedikit demi sedikit.

4.         PEMUPUKAN :

•   Pupuk Kandang diberikan 6 bulan sekali pada awal dan akhir musim hujan. Caranya dibenamkan disekitar pohon selebar tajuk tanaman atau menggali lubang pada sisi tanaman. Mangga umur 1 – 5 tahun diberi 3 kg , umur 6 – 15 tahun diberi 6 kg. Akan lebih optimal campur 100 kg pupuk kandang dengan 5-10 kg BioAwu dan 1 kg ULTRABIOSOIL, setelah ditabur merata lalu siram dengan POC D’NATURE dosis 40-60 ml per pokok tanaman, campur dengan air lalu siram kemudian tutup dengan tanah.

•   Lakukan penyemprotan pada daun 3-4 bulan sekali dengan POC D’NATURE dosis 2 sendok makan per 5 liter air.

   Waktu musim bunga, semprotkan Hormon Organik BEST PLANT dosis 1 sendok makan/5 liter air, selang 14 hari sekali. Minimal 2 kali semprot.

5.         PEMANGKASAN

Pangkas Bentuk (3 tahap) :

•   Tahap I : umur 1 tahun setelah tanam pada musim hujan dengan memotong batang setinggi 50 – 60 cm dari permukaan tanah dan pemotongan di atas bidang sambungan. Dari cabang yang tumbuh dipelihara 3 cabang yang arahnya menyebar..

•   Tahap II : pemangkasan dilakukan pada ketiga cabang yang tumbuh tersebut setelah berumur 2 tahun, caranya menyisakan 1 – 2 ruas/pupus. Tunas yang tumbuh pada masing-masing cabang dipelihara 3 tunas. Jika lebih dibuang. Tahapan pemangkasan tersebut akan diperoleh pohon dengan rumus cabang 1- 3 – 9.

   Tahap III : umur 3 tahun, cara sama seperti tahap II, tetapi tunas yang tumbuh dipelihara semua untuk produksi

6.   PANGKAS PRODUKSI

Pemangkasan ini untuk memelihara tanaman dengan memotong cabang mati / kering, cabang yang tumbuh ke dalam dan ke bawah serta cabang air yaitu cabang muda yang tidak akan menghasilkan buah. Pemangkasan produksi dilaksanakan segera setelah panen.

7.   PENDANGIRAN

Dilakukan 2 kali dalam setahun pada awal dan akhir musim hujan, dengan membalik tanah (pembumbunan) di sekitar kaca tanaman agar patogen yang ada dalam tanah mati.

8.   INDUKSI BUNGA

Untuk merangsang pembungaan digunakan Pupuk ULTRABIOSOIL dengan dosis 1-2 sendok/pohon dicampur 10 liter air disiramkan secara merata di bawah kanopi pohon setelah pupus kedua ( Februari-Maret) dan lalu siram dengan POC D’ NATURE dosis 30-60 ml per pohon dan semprotkan BEST PLANT dosis 1 sendok makan/5 liter air, selang 14 hari sekali. Minimal 2 kali semprot.

9.   PANEN DAN PASCA PANEN

Panen dilakukan pada umur + 97 hari setelah bunga mekar, buah berbedak, dan pada jam 09.00 – 16.00 WIB dengan menyisakan tangkai buah sekitar 0,5 – 1 cm.

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Perlu bantuan? Chat Whatsapp