CARA APLIKASI KANGKUNG ORGANIK SEHAT, BERGIZI DENGAN BIO INCON DAN D’NATURE

Kangkung salah satu jenis sayuran yang diminati banyak orang karena dikenal dengan zat besinya yang cukup tinggi sehingga bisa menjadi sumber nutrisi bagi kesehatan masyarakat. Kangkung darat (Ipomoea Reptans) mudah ditanam di dataran rendah maupun tinggi, dapat dibudidayakan dengan mudah dan panen relatif cepat. Berbeda dengan kangkung air yang dipanen dengan cara dipotong, kangkung darat dipanen dengan dicabut dengan akarnya sehingga lebih tahan lama.

Persiapan Benih :

–       Pilih biji yang daya tumbuhnya diatas 95%, dan tumbuh tegak hingga umur 5 minggu, karena kangkung yang tumbuh menjalar kurang diminati masyarakat.

–       Sebelum tanam rendam biji dengan larutan D’NATURE selama 30 menit dosis 2 sendok makan/liter air. Setelah ditiriskan dapat langsung ditanamam di media.

Persiapan Lahan :

–       Cangkul/luku garu lahan yang akan ditanami agar gembur.

–       Pupuk kandang 100 – 200 kg, 1 kg ULTRA BIOSOIL dan 5 kg BioAwu per 1000m2, Kemudian buat bedengan dengan lebar 1 meter dan jarak antar bedengan 30-40 cm. Semprot bedengan dengan D’NATURE dosis 2 sendok makan/5 liter air lalu diamkan selama 2-3 hari sebelum ditanami.

Penanaman :

–       Cara pertama dapat dilakukan dengan cara benih ditebar langsung ke lahan, meski cara ini cepat namun sulit mendapatkan populasi yang ideal agar dapat merata. Diperlukan orang yang terampil untuk menebar benih, dimana kepadatan tanaman kangkung sekitar 50.000 pohon/ha dengan 5-10 kg benih.

–       Cara kedua dengan ditugal, dengan jarak tanam 10 x 5 cm, setiap lubang 2-3 benih maka akan didapatkan populasi yang ideal. Namun cara ini memerlukan tenaga kerja yang lebih banyak. Untuk penugalan tidak perlu terlalu dalam karena kangkung darat tidak memerlukan perakaran yang terlalu kuat.

Pemupukan :

–       Pemupukan lanjutan diplerlukan jika tanaman terlihat kurang sehat dengan warna pucat dan kurus, taburkan 1-2 kg BioAwu.

–       Setiap seminggu sekali disemprot D’NATURE dengan dosis 2 sendok makan/5 liter air.

Pemanenan :

–       Kangkung dapat dipanen umur 30-45 hari dengan cara dicabut sampai akarnya, lakukan dengan hati-hati agar batangg tidak putus.

–       Bersihkan bagian akar atau dicuci agar bersih dan bernilai jual tinggi.

Alternatif pemupukan lainnya :

♦ Larutkan 1 sendok makan BioAwu dalam 15 liter air yang sudah dicampur 3 sendok makan POC D’NATURE . Semprotkan merta pada lahan, kemudian ulangi setiap 7-10 hari sekali atau sesuai kebutuhan pertumbuhan tanaman

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Perlu bantuan? Chat Whatsapp