Kategori
Seri Aplikasi Ternak & Ikan

MEMANFAATKAN DAUN SINGKONG DAN UBI JALAR SEBAGAI PAKAN TERNAK / IKAN

Singkong/ketela pohon dan ubi jalar telah dibudidayakan di berbagai tempat sebagai sumber pangan alternatif serta digunakan sebagai bahan dasar industri yang kebutuhannya semakin berkembang.

Selain umbi yang diambil sebagai hasil utama sewaktu panen, ada manfaat lain yang bisa diambil dari singkong maupun ubi jalar yaitu dari daun dan batang lunaknya. Daun dan batang lunak yang dianggap sebagai limbah tersebut masih dapat dimanfaatkan sebagai bahan alternatif pakan ternak maupun ikan.  

Daun singkong dan ubi jalar sudah dikenal sebagai sumber nutrisi dan vitamin yang baik bagi manusia karena sering digunakan sebagai sayuran atau makanan lainnya, maka sisa panen daun tersebut dapat kita manfaatkan juga sebagai pakan ternak/ikan.

Karena sisa daun sewaktu panen biasanya sudah tua dan agak keras, maka diperlukan perlakuan khusus agar daun dapat dicerna dengan baik sekaligus menaikkan biomasa kandungan protein, vitamin dan mineral di dalamnya.

Kita bisa memanfaatkan Suplemen BIOCOND PEDAGING atau BIO MASTER PEDAGING dalam proses pembuatannya, dengan beberapa langkah sederhana berikut :

1.       Kumpulkan sisa panen berupa daun dan batang lunak dari singkong/ubi jalar.

a.       Untuk ternak besar seperti sapi/kambing, cacah daun agar mudah dimasukkan ke tempat pakan.

b.     Untuk ikan, cacah daun dan tangkai daun singkong menjadi seukuran pellet yang biasa diberikan ke ikan.

2.       Rendam dalam air yang telah dicampur dengan Biocond Pedaging atau Bio Master.

a.       Untuk Biocond Pedaging 1 ( 10 gram ) sendok makan dicampur 10 liter air.

b.       Untuk Bio Master 2 sendok makan ( 20 ml ) dicampur 10 liter air.

c.       Tambahkan larutan Molase/tetes tebu 1 sendok makan/10 liter air.

2.       Lakukan perendaman selama dua sampai tiga hari.

3.       Setelah itu angkat dan tiriskan,kemudian pakan sudah siap diberikan ke ternak sesuai kebutuhan harian..

Tambahan : Khusus untuk pakan ikan, dapat juga dibuat menjadi pellet dengan cara : setelah perlakuan diatas kemudian daun dilembutkan menjadi seperti bubur. Campur dengan bahan-bahan pembuat pellet dan keringkan. Hal ini akan membuat masa penyimpanan lebih lama

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *